[DRABBLE] Truth or Dare

cr on pic.

cr on pic.

Dare?

“Astaga, aku kan hanya bercanda. Kenapa kau terus marah-marah?”

“Kau tidak tahu? Wanita itu sangat sensitif! Bagaimana bisa kau menangungkapkan berat badanku di depan teman-temanku?!”

“Memangnya kau merasa gemuk?”

Sambil berdeham, gadis itu menjawab, “Um, sebenarnya… tidak juga.”

Myungsoo memejamkan mata, lalu membukanya perlahan. “Nona Jung, perutmu itu saaaangat datar. Kau punya abs 11 yang membuat semua wanita iri.”

Mendengar komentar Myungsoo yang sedikit aneh, Soojung naik pitam. “Apa? Kapan kau melihat perutku? Kau penguntit?!”

“Bu-bukan itu, maksudku, yah—“

“Lakukan sesuatu, aku bosan.” Potong Soojung.

“Apa?”

“Kau mau berdebat denganku sampai subuh?”

Ketimbang memilih opsi kedua, Myungsoo memutar otak. “Kita bermain.” Soojung bergeming. “Truth or dare, bagaimana?”

Mata Soojung memicing, lalu ia menyimpulkan tangan di dada. “Terlalu kekanakan.”

“Takut?”

“Apanya?”

“Kau takut aku akan menanyakan dan menyuruhmu melakukan hal aneh? Hahahahaha!” Ejek Myungsoo nista.

Sepersekian detik kemudian, “Baiklah. Sebentar saja. Kalau tidak mau melakukan apa yang disuruh, harus minum sampai mabuk.” Jawab Soojung akhirnya. “Aku dulu, truth.”

Myungsoo mengetuk-ketukkan jarinya di dagu. “Hmm, apa kau sedang menyukai seseorang?”

Merasa canggung, Soojung hanya mengerjapkan mata. Dirasa ia tak bisa menjawab pertanyaan itu. Sebagai gantinya, ia meminum segelas alkohol yang telah Myungsoo tuangkan.

“Payah. Giliranku, truth.”

“Kau meng-copy-ku? Dasar.” Hening beberapa saat sebelum Soojung memberinya pertanyaan. “Kalau kau? Pertanyaan yang sama sepertimu tadi.”

Mata Myungsoo yang sudah sipit itu disipitkan lagi hingga tinggal segaris. “Kenapa? Penasaran? Kau tahu, kan, aku ini playboy.”

“Aih, jawab saja.”

“Hmm. Jangan tanya siapa, pertnyaanmu hanya berlaku satu kali. Giliranmu.”

Dare.

Suasana menjadi hening sesaat. Pikiran Soojung sibuk menerka apa Myungsoo akan menyuruhnya melakukan hal yang memalukan. Tapi diluar dugaan ia malah berkata, “Cobalah menyukaiku.”

Sama seperti tadi, atmosfer menjadi sedikit lebih sejuk. Bibir Soojung melengkung dengan indah sebelum menjawab, “Kau tidak bisa menyuruhku begitu.”

Bingung, kening Myungsoo mengerut. “Hm? Kenapa?”

“Karena itu adalah truth.”

-done.

Iklan

2 thoughts on “[DRABBLE] Truth or Dare

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s