[BOOK REVIEW] When the Star Falls by Andry Setiawan

https://hyeeunkim.files.wordpress.com/2015/11/5a3b1-cover2bwhen2bthe2bstar2bfalls2b2.jpg?w=443&h=657

Judul: When The Star Falls
Penulis: Andry Setiawan
Penerbit: Penerbit Haru
Genre: Romance, drama, novel remaja
ISBN: 978-602-7742-58-1
Ukuran: 13×19 cm
Terbit: Oktober 2015

SINOPSIS

Tahu tidak, bintang itu cahaya masa lalu?
Bintang itu, adalah orang yang mati yang meninggalkan seseorang yang ia cintai di bumi.

Lynn, bolehkan aku mengingatkanmu sekali lagi tentang kita?
Tentang bagaimana kita bertemu.
Juga tentang bagaimana kita bertengkar dan berbaikan.
Lalu tentang ciuman pertama kita, dan juga tentang perjalanan kita selama ini.

Aku hanya berharap, besok kau tidak melupakannya lagi.
Karena itu, aku tulis semuanya di buku ini.
Agar saat kau lupa, kau bisa membukanya lagi dan membacanya.
Tentang kita.
Sampai salah satu dari kita menjadi bintang.
Sampai bintang itu jatuh dan menjemput salah satunya.
Bintang terjatuh karena ia mengejar orang yang dicintainya, yang sudah menyusul dirinya.

Sinopsisnya bikin baper, ya :v Hahaha.

Haloooo, ketemu lagi dengan saya, blogger yang mencoba untuk terus aktif ngeblog 😀

Kali ini saya kembali dengan review sebuah novel karya Kak Andry Setiawan, ‘When the Star Falls’. Oke langsung saja, selamat membaca! 🙂

Pertama kali aku baca sinopsisnya, aku langsung tertarik. Apalagi waktu baca sebuah review (lupa di mana) sebelum novel ini terbit, yang mengatakan bahwa Kak Andry mengambil sudut pandang seorang cowok.

Cowok galau.

Oke cowok galau. Dan di review tersebut diceritakan bahwa si tokoh utama, Sam, adalah cowok galau yang menggemaskan(?).

Dan ternyata memang benar. Aku gemas dengan Sam.

Cerita bermula dari Lynn—kekasih Sam, yang siuman setelah operasi tumor otak. Sedihnya, sebagian ingatan Lynn hilang. Terutama ingatan tentang Sam. Dia lupa semuanya tentang Sam. Sedih ya.

Sam dan Lynn bertetangga, mereka sudah akrab sejak SD. Mereka selalu bersama-sama hingga dewasa. Jadi, mereka sudah lama pacaran.

Hidup Sam sedikit berantakan. Dia adalah cowok yang sering mengasihani diri sendiri. Dia sering pesimis terhadap sesuatu. Keluarganya juga sedikit broken. Orangtuanya tidak cerai, hanya ayahnya yang pergi ketika Sam masih kecil.

Setelah baca beberapa halaman awal, aku baru sadar alur cerita ini sedikit mirip dengan film drama romantis Amerika Serikat tahun 2004, The Notebook. Baik film itu atau novel When the Star Falls, keduanya sama-sama menceritakan tentang seorang wanita yang hilang ingatan, kemudian kekasihnya akan menceritakan kembali kisah mereka.

Bedanya, di film The Note Book, si wanita hilang ingatannya kadang-kadang, maksudnya dia bisa ingat sebentar, lalu lupa lagi. Kalau When the Star Falls, si wanita hilang ingatan total.

Kesamaannya hanya itu, selebihnya berbeda. Jadi aku nggak bilang plagiarism atau yang lainnya, ya 😀

Ngomong-ngomong tentang tokoh, di sini tokoh utamanya adaah Sam, kan? (Iyalah). Lynn juga merupakan tokoh utama (menurutku). Dia adalah sosok gadis yang tegar, sabar dalam menghadapi kenyataan, tapi kadang keras kepala. Kemudian Billy, teman SD Sam dan Lynn. Cowok ini berbadan besar, dulu adalah tukang bully semasa SD, tapi kini sudh bekerja di sebuah bengkel. Tokoh yang lain adalah Leon, si pengganggu yang sukses bikin aku gemes sendiri. Gemessss banget, rasanya pengen aku labrak(?). Leon suka mengompor-ngompori Sam agar tidak menyuruh Lynn untuk mengingatnya. Juga ada Dani dan Evi yang merupakan pasutri–teman mereka semasa SD juga.

Novel drama romantis yang mengharu biru ini cocok buat kamu yang sering galau(?). Kamu akan dibuat gemas dengan Sam yang leda-lede, cepat mengambil keputusan, dan tidak konsisten. Lynn yang merupakan gadis tegar dan berani mengambil keputusan (tapi juga kadang menyebalkan/?). Billy yang dewasa tapi sedikit urakan. Leon yang super-super ugh, ini satu-satunya tokoh antagonis, menurutku hahaha. Dan tokoh-tokoh lainnya termasuk  keluarga Lynn yang harmonis tapi sedih terus, dan keluarga Sam yang sedikit broken tapi hangat.

Ini adalah buku Kak Andry Setiawan yang pertama kali kubaca. First impression, aku suka bahasanya. Tapi karena aku tidak terlalu suka cerita yang mengharu biru… jadi, yah… mungkin bintang tiga dari lima. Atau tiga setengah, karena aku suka beberapa bagian 😀 Hehehe.

Oke segini dulu review kali ini. Sampai bertemu di review saya selanjutnya! 😀

Terimakasih, ya, sudah baca. Jangan bosan-bosan mampir ke sini ^^ Kalau tidak keberatan, silakan tinggalkan komentar! 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s