[FILM REVIEW] SINGLE

https://i1.wp.com/i1158.photobucket.com/albums/p608/Taufiqur_Rizal/Single1_zpssnw91hkg.jpg

Genre : Comedy, Drama
Release Date :17 Desember 2015 (Indonesia)
Country : Indonesia
Sutradara : Raditya Dika, Sunil Soraya
Production Company : Soraya Intercine Films
Language : Indonesia

Sinopsis

Bercerita mengenai seorang pemuda bernama Ebi. Ebi adalah pemuda berumur 27 tahun yang naif dan belum memiliki pekerjaan. Tak jarang Ebi masih begitu sering meminta uang jajan kepada ibunya di setiap saat ibunya berkunjung ke Jakarta.

Menariknya lagi, Ebi juga adalah seorang yang masuk dalam kategori single forever atau jomblo yang belum pernah memiliki pasangan dari lahir, kasihan bukan? Hal ini terjadi karena setiap Ebi mendekati cewe, endingnya pasti slalu di tolak. Menurut pendapat kami, Ebi termasuk orang yang layak di belas kasihani.

Suatu ketika, adik Ebi, yang bernama Alva jauh lebih ganteng dan sukses dari kakaknya Ebi mengumumkan akan melakukan pernikahan. Karena hal inilah Ebi menjadi kelabakan, selanjutnya Ebi mencari pacar untuk dibawa ke pesta pernikahan adiknya Alva, hal itu agar harga dirinya di depan ibunya masih layak untuk kategori terhormat.

Dalam perjalanan mencari cinta sejati, Ebi dibantu oeh kedua kawannya yaitu Wawan yang memiliki sifat sotoy dan temennya Victor yang sangat pesimis. Ebi pun mulai berpetualang mencari cewe satu per satu yang juga menemui jalan kegagalan. Pertemuan denagn cowo yang paling cantik justru terjadi di kosannya sendiri, nama cewe tersebut adalah Angel. Ebi sangat tertarik untuk mendapatkannya.

Review

Liburan kemarin (lupa tanggal berapa), aku nonton film ini di bioskop. Awalnya aku ragu sih nonton film komedi. Yah, Raditya Dika kan identik dengan Stand Up Comedy-nya. Waktu itu saudaraku ngebet banget nonton film ini, yaudah deh mau nggak mau nemenin. Masa nonton sendiri-sendiri (?)

Akhirnya aku duduk (dengan sedikit terpaksa) di kursi bioskop. Aku asik sama ponsel gitu karena yah, awalnya aku memang nggak ada rencana mau nonton (nonton film apa aja maksudnya).

Tapi setelah beberapa menit film dimulai, aku mulai menikmatinya. Raditya Dika memang lucu, kan. Akhirnya tertarik juga diriku untuk menonton 😀

Mereka bertiga ini yang selalu buat aku ngakak. Ada aja tingkah polahnya. Apalagi Victor, yang diperankan oleh Babe Cabita, dia ini parnoan sama hal-hal yang berbau mistis. Astaga, konyolnya bukan main XD Kisah persahabatan mereka bertiga, Ebi (Raditya Dika), Wawan (Pandji Pragiwaksono), dan Victor (Babe Cabita), kerasa banget. Lika-liku persahabatannya (cieh) beneran bagus. Dan tentunya kocak!

Selain tiga pemuda kocak tadi, muncul juga Angel (Annisa Rawles) yang bagai malaikat untuk Ebi. Ceritanya Angel ini muncul ketika Ebi dilanda rasa putus asa karena khawatir akan menjadi single forever.

Aku bener-bener suka sama peran yang dibawakan Annisa. Setelah buka Google, percaya nggak percaya ternyata dia masih tujuh belas tahun! Oh my God, satu tahun lebih tua dari aku -_- Dari segi penampilan, dia terlalu dewasa dan untuk ukuran gadis yang barusan dapet KTP :’) Tapi sueeeer dia beneran luwes bawain peran Angel. Kalem, lembut, dan penuh cinta (eaaaa). Suka deh sama mbak Annisa :v

Kisah Ebi dan Angel ternyata nggak semulus tutur kata Angel (?). Dari Ebi yang sempet bingung mau jadi sama Angel apa enggak, sampai Angel yang juga bingung dengan perasaannya sendiri. Ah, kalau diceritain takut spoiler XD

Pokoknya aku suka kisah cinta mereka. Manis gitu, sweet :3

Selain tiga sahabat kocak dan Ebi-Angel, tokoh yang satu ini juga greget. Bang Joe, yang diperankan oleh Chandra Liow, sukses buat aku gemes. Gimana enggak? dari cara ngomong dia, logat dia, semua yang dia lakuin di film ini bener-bener bikin aku… aaarrrggghhh dia kenapa sih?! :v

“Lebih milih mana,
nggak punya pacar tapi bisa jadi diri sendiri,
atau punya pacar tapi cintanya itu dipaksakan?”

Sebenernya dia ini tokoh antagonis, karena berusaha merebut Angel dari Ebi. Sayangnya, dia terlalu lucu kalau disebut tokoh antagonis. Dia memerankan sosok sombong yang sok banget, tapi akhirnya terjebak kakak-adik zone sama Angel. Kasian ya :v

Peran Raditya Dika di film SINGLE ini menurutku sudah lebih bagus dari film-film dia yang dulu. Aku nggak lihat semuanya sih, cuma lihat Cinta Dalam Kardus sama Cinta Brontosaurus. Juga Malam Minggu Miko.

Kalau dilihat lagi, akting Raditya Dika dulu masih terkesan kaku dan dipaksakan. Yah kan dasarnya dia emang bukan artis, melainkan penulis dan komika yang sukses menembus dunia perfilm-an, dengan dia sendiri yang main di filmnya. Salut deh sama Bang Radit!

Di film SINGLE ini, akting Raditya sudah lebih natural. Kesannya tuh kayak, uh, Ebi ini emang cowok grogian yang susah dapet cewek. Pantes aja dia jomblo terus (?)

Selain akting para pemain, pengambilan gambar film ini juga bagus banget! Apalagi waktu shoot di Bali, kerasa banget. Kebawa banget suasana filmnya. Aku aja sampe mangap(?) saking takjubnya. Suer bagus banget ><

single

Di sini, Bali jadi semacam wah… ini Bali, beneran Bali. Ternyata bagus banget kalo pengambilan gambarnya juga bagus (yaiyalah). Soalnya pas aku ke Bali, rasanya biasa aja gitu (?) XD Dan terimakasih kepada pak Sutradara, yang telah membuat Bali menjadi sungguh memesona.

single3

Aku puas nonton SINGLE. Nggak sia-sia deh ngeluarin uang buat ke bioskop. Soalnya aku orangnya paling males nonton ke bioskop kalo filmnya biasa, mending download gitu nanti :v

Selain lucu dan menarik, film ini juga ada pesan moralnya seperti kita harus selektif dalam memilih pasangan. Pacaran itu nggak perlu buru-buru, juga jangan karena keterpaksaan. Tapi biarin aja rasa itu ngalir kayak air, nanti juga ketemu kalo jodoh :p

Oh ya, sound track film ini juga bagus loh. Penataan musiknya juga bagus. Dua OST-nya dinyanyikan oleh Geisha, ‘Sementara Sendiri’ dan ‘Lagu Cinta’. Yang aku paling suka itu yang ‘Sementara Sendiri’. Liriknya bikin baper :v wkwkwk.

Buat pecinta film terlebih dengan genre komedi, film ini recomended banget. Ratingku 4,5 dari 5 bintang (itu udah bagus menurutku karena aku ini pelit rating, hahahahahaha). Hiburan dapet, pesan dapet, ending yang memuaskan, dan baper pun juga dapet :v eh serius aku baper -_- tapi bukan baper pengen cari pacar, ya :v

Satu quote favoritku dari film ini yang terngiang hingga detik aku menulis ini adalah,

“Kalau lo lagi suka sama seseorang,
lo pastiin…
itu cuma penasaran atau cinta?”

Nah kan baper XD Oke segini dulu review kali ini. Maafkan jika gaje, karena ini pertama kalinya aku reviewing film :3 hehehe, sampai jumpa di review-ku selanjutnya! ^^

Kalau tidak keberatan, silakan tinggalkan jejak komentar, ya! 🙂

credits:
sinopsis: movie.co.id
pictures: google images, youtube

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s