[DRAMA REVIEW] Remember – War of the Son

https://i0.wp.com/i.jeded.com/i/remember-war-of-the-son.39530.jpg

Title: Remember – War of the Son
Revised romanization: Remember
Hangul: 리멤버
Director: Lee Chang-Min
Writer: Yoon Hyun-Ho
Network: SBS
Episodes: 20
Release Date: December 9, 2015 – February 18, 2016
Runtime: Wed. & Thu. 21:55
Language: Korean
Country: South Korea

SINOPSIS

Seo Jae Hyuk, seorang pria dengan pekerjaan tidak tetap menderita alzheimer. Karena penyakit yang membuatnya lupa ingatan tersebut, ia dijebak sebagai tersangka pembunuh Oh Jung Ah, seorang mahasiswi, yang merupakan anak dari teman dekatnya.

Pembunuh sebenarnya adalah Nam Gyu Man, seorang anak dari pemilik Ilho Grup, sebuah perusahaan besar di Korea Selatan. Anak Seo Jae Hyuk, Seo Jin Woo, tentu tidak terima ayahnya yang tidak bersalah itu harus menerima hukuman mati. Karenanya, Seo Jin Woo bertekad menjadi pengacara demi membersihkan nama ayahnya.

REVIEW

Selamat membaca! ^^

Selama nonton drama ini, aku bener-bener gatel pengen nulis review. Sebenarnya, aku nggak suka apa pun yang berhubungan dengan pemerintahan, politik, dan hukum. Menurutku, itu semua ribet. Kan ngeri gitu kalo udah berhubungan sama hukum :v Meski begitu, nilai pelajaran PKn-ku nggak jelek kok xD wkwkwk.

Remember – War of the Son ini adalah drama thiller yang berhubungan penuh(?) dengan hukum. Sebelumnya, aku pernah nonton I Can Hear Your Voice,drama yang berhubungan dengan hukum juga. Jadi, nggak masalah lah nonton Remember, wkwkwk.

Sebenarnya drama ini menceritakan satu garis besar konflik, yang dibumbui dengan konflik-konflik kecil lainnya sehingga menjadi bagus. Bahkan konflik utama dan konflik pendukung sangat berhubungan. Dan yang menarin dari drama ini adalah para tokohnya, membuatku ingin sekali merinci mereka sampe ke akar-akarnya :v Bukan full membahas penokohan kok, pembahasanku mengenai tokoh ini juga menyangkut jalan ceritanya.

Mari kita bahas satu-persatu.

1. Yoo Seung Ho sebagai Seo Jin Woo

https://i.ytimg.com/vi/BOxoouivfuk/maxresdefault.jpg

Cowok ganteng ini adalah tokoh utamanya. Awal cerita, Seo Jin Woo adalah siswa SMA tak berdaya yang greget sekali ingin membela ayahnya di pengadilan, namun apa daya ia hanyalah remaja yang baru saja puber. Dia hanya bisa menyimpan dendamnya itu sampai dia menjadi pengacara. Seo Jin Woo dewasa adalah pengacara hebat yang demi apa pun akan membela kebenaran. Bahkan presentase kemenangannya adalah 100%.

Target utama Seo Jin Woo adalah Nam Gyu Man, pembunuh Oh Jung Ah yang sebenarnya. Jin Woo bekerja sangat keras mulai dari mengumpulkan data tentang Ilho Grup, sampai ‘bertarung’ fisik dengan musuhnya.

Karakter baik Seo Jin Woo tentu saja adalah sifatnya yang rela membela yang benar. Dia bahkan membuka firma hukum sendiri. Namun kejelekan dari dia adalah kadang dia tidak bisa membaca situasi. Misalnya saja pada suatu adegan, Jin Woo telah menemukan bukti yang bisa menjebloskan Nam Gyu Man ke penjara, tapi Jin Woo malah menelepon Gyu Man dan memberitahukan bukti itu, untuk mengancamnya. Tentu saja Gyu Man yang gila kekukasaan itu akan langsung bertindak.

Kalo aku di posisi Jin Woo, aku bakal diem aja. Diam-diam menjebloskan Gyu Man ke penjara :v Apa gunanya susah-susah mencaritahu, kalau akhirnya target tahu apa yang kita temukan?

Menurutku, sih.

Yang menyedihkan adalah, Jin Woo juga menderita Alzheimer. Mulanya dia akan melupakan kenangan baru, seperti jalan menuju firma hukumnya, sebelum kehilangan semua ingatannya. Penyakit itu pernah menganggunya saat persidangan.

2. Park Min Young sebagai Lee In Ah

https://i.ytimg.com/vi/od0XHVEq2_E/maxresdefault.jpg

Lee In Ah adalah seorang mahasiswa jurusan hukum yang akhirnya menjadi jaksa. Ia merasa iba dengan Seo Jin Woo yang terpuruk atas kasus yang menimpa ayahnya. Mungkin karena takdir berjodoh(?), In Ah adalah satu-satunya orang yang sungguh percaya bahwa Seo Jae Hyuk tidak bersalah, disaat semua orang membenci Seo Jin Woo dan ayahnya. Bahkan In Ah menjadi jaksa karena ingin membuktikan bahwa Seo Jae Hyuk tidak bersalah.

Walau pun tidak ditampilkan dengan jelas, melalui gerak-geriknya dapat dilihat bahwa In Ah menyayangi Jin Woo. Dia menemani Jin Woo sampai akhir.

Berbeda dengan Seo Jin Woo, meski Lee In Ah juga merupakan tokoh utama, tapi menurutku dia tidak memiliki sisi negatif sama sekali. In Ah adalah seorang jaksa yang adil. Pernah karena suatu kejadian, ia mengundurkan diri dan menjadi pengacara di firma hukum Seo Jin Woo. Namun ia kembali menjadi jaksa karena hebat dan kejujurannya itu.

3. Park Sung Woong sebagai Park Dong Ho (masa kecilnya oleh Lee Geun Hee)

 photo remember1200360b.jpg

Seakan seiring takdir yang berjalan, Park Dong Ho dan Seo Jin Woo selalu saja tersambung benang merah. Park Dong Ho adalah seorang pengacara hebat dengan presentase kemenangan 100%. Bedanya dengan Seo Jin Woo, Park Dong Ho akan memenangkan kliennya, tidak peduli ia benar atau salah, asal klienya punya uang.

Park Dong Ho adalah pengacara Seo Jae Hyuk. Itu karena Jin Woo yang memohon-mohon padanya. Namun karena diancam, Dong Ho sengaja kalah dalam persidangan. Hal itulah yang membuat Jin Woo dendam dengan Park Dong Ho, dan memutuskan untuk menjadi pengacara agar bisa membela ayahnya dengan jujur.

4. Nam Goong Min sebagai Nam Gyu Man

https://i2.wp.com/i1058.photobucket.com/albums/t413/javabeansdb/drama/2015/other/other2/sonswar3-00618.jpg

Satu hal untuk mendeskripsikan manusia ini: greget. Tokoh antagonis utama(?) ini benar-benar greget. Nam Gyu Man adalah anak dari Nam Il Ho, ketua dari Il Ho Grup. Baik ayah mau pun anaknya sama-sama gila harta dan tahta. Gyu Man sangat kejam. Dia suka sekali marah-marah dan mengamuk. Tempramennya itu buruk sekali. Bahkan dokter yang mendiagnosanya menderita gangguan tempramen kemarahan, dicekik. Ckckck, parah sekali orang ini.

Nam Gyu Man adalah pembunuh Oh Jung Ah yang sebenarnya. Aksi kejahatan Nam Gyu Man sudah tumpvah-tumpvah. Mulai dari kekerasan, narkoba, percobaan pembunuhan, pemusnahan barang bukti (saat mau sidang), pemerkosaan, dan pembunuhan. Dia juga suka menginjak harga diri orang lain, tidak peduli siapa itu. Bahkan dia menganggap dirinya itu hukum, karena bagaimana pun dia terjerat dengan hukum, dia akan bebas dengan mudahnya meski juga berkat bantuan sang ayah.

Hal itu juga mencerminkah sifatnya yang manja. Sehingga tokoh lain memanggilnya ‘Anak Orang Kaya yang Manja’. Sebenarnya, Nam Gyu Man tidak bisa apa-apa tanpa ayahnya.

Hampir semua yang ada pada diri Nam Gyu Man adalah negatif. Namun ada satu sifat baiknya, yaitu patuh terhadap ayahnya. Gyu Man sangat kejam kepada siapa pun tapi dia sangat takut dengan ayahnya.

Nam Goong Min memerankan perannya dengan sangat baik. Ekspresi, tingkah laku, dan intonasi bicaranya sangat mencerminkan Nam Gyu Man yang sangat kejam. Kalau sedang tidak menjadi orang jahat, Nam Goong Min ganteng kok :v

https://i2.wp.com/fajar.co.id/wp-content/uploads/2015/11/Nam-Goong-Min.jpg

5. Jeon Kwang Leol sebagai Seo Jae Hyuk

https://i0.wp.com/dramas.news/upload/article/index/dramasnews_remember-war-of-the-son-review-episode-8_220160112052301.jpg

Hampir setiap dia muncul, air mataku hampir menitik. Oke alay.

Seo Jae Hyuk adalah tokoh yang dirugikan dari awal hingga akhir. Yang membuatku benar-benar sedih adalah ekspresinya (iya ekspresinya) yang sungguh menyedihkan itu. Karena menderita Alzheimer, suatu hari Seo Jae Hyuk tidak mengingat jalan pulang ke rumahnya. Hal itu yang membuatnya bertemu dengan mayat Oh Jung Ah. Dia bahkan tidak mengenali Jung Ah, yang merupakan anak dari teman baiknya. Karena Detektif Gwak Han Soo dan anak buahnya hanya menjumpai Seo Jae Hyuk dan Seo Jin Woo di TKP, maka dengan sembarangan polisi menetapkan Seo Jae Hyuk sebagai tersangka pemerkosa dan pembunuh Oh Jung Ah. Seo Jae Hyuk dipaksa untuk menulis surat pernyataan bahwa dialah pembunuhnya.

Yang menyedihkan adalah, Seo Jae Hyuk bahkan tidak mengingat anaknya. Dia hanya memanggil Jin Woo sebagai ‘Tuan Pengacara’ atau ‘Pengacara Seo’. Hal itu tentu membuat perasaan Jin Woo semakin tercabik-cabik. Aku bener-bener nangis waktu adegan itu, terutama ekspresi Seo Jae Hyuk yan bener-bener menunjukkan dia nggak inget apa-apa. Tapi kadang malah kayak orang sakit jiwa.

Sedih, ya.

Iya.

6. Han Jin Hee sebagai Nam Il Hoo

https://hyeeunkim.files.wordpress.com/2016/03/d4730-remember-e07-drama2b252812529.jpg?w=440

Ayah dari tokoh antagonis nomor satu yang menjabat sebagai tokoh antagonis nomor dua ini bisa dikatakan memiliki sifat iblis. Moto hidupnya adalah ‘Aku akan menyingkirkan apa pun yang sudah tidak berguna’, yang juga berlaku untuk anaknya.

Nam Il Ho sama saja dengan Nam Gyu Man. Yah, like father like son. Bedanya, Nam Il Ho masih bisa mengatur emosinya. Nam Gyu Man akan langsung marah dan mengamuk, kalau Nam Il Ho masih bisa menjaga sikap. Paling hanya berbicara dengan intonasi yang keras. Dan sesekali benting ponsel :v (nggak sampe pecah, kalo Gyu Man sampe remuk).

Sama seperti tokoh-tokoh Ketua atau Presiden Direktur yang kejam di kebanyakan Drama Korea, Nam Il Ho bisanya Cuma suruh-suruh orang saja. Nggak berani turun tangan sendiri. Cemen ya. Kalah dong sama Presiden Jokowi yang sampe blusukan, hehehe :v

Seperti moto hidupnya, Nam Il Ho akan membuang semua hal yang menurutnya sudah tidak penting (kecuali perusahaannya). Misalnya saja sekretasinya sudah selesai ‘mengerjakan tugas’, jika orang itu dicurigai berpotensi membocorkan rahasia busuknya, maka Nam Il Ho akan segera membunuhnya. Seperti itulah Nam Il Ho.

Kejam sekali, ya.

Iya. Banget.

7. Tokoh Lainnya

Kalau dirinci satu-persatu, tulisan ini akan panjang sekali. Yang di atas (menurutku) adalah tokoh- tokoh penting. Jadi, mari mempersingkatnya dengan judul ‘Tokoh Lainnya’.

Jung Hye Seong sebagai Nam Yeo Kyung. Gadis manis yang gemar melukis ini adalah adik Nam Gyu Man. Tidak seperti ayah dan kakaknya, Nam Yeo Kyung adalah gadis baik-baik walau tidak hanya duduk manis di rumah. Dia menjadi seorang jaksa yang bijaksana. Meski tahu bawa kakaknya salah, dia tidak berusaha mencoba untuk melindunginya. Yeo Kyung tetap membantu Seo Jin Woo dan Lee In Ah menangkap kakaknya.

Ada Seok Joo Il yang diperankan oleh Lee Won Jong, seorang gangster yang cukup terkenal. Seok Joo Il sudah seperti ayah bagi Park Dong Ho. Setelah ayah Dong Ho meninggal, Joo Il-lah yang menggantikannya. Karena itu, Dong Ho sangat menyayangi Seok Joo Il. Namun loyalitas Dong Ho kepadanya runtuh ketika Joo Il memutuskan untuk bergabung dan setia pada Il Ho Grup.

Kemudian Kim Hyeong Beom sebagai Song Jae Ik. Bersama dengan Yeon Bo Mi (oleh Lee Jung Eun), dia bergabung di firma hukum Seo Jae Hyuk. Song Jae Ik adalah pengacara yang sedikit lucu, dia akan gagap jika tampil di pengadilan. Sedangkan Yeon Bo Mi adalah manager di firma hukum Seo Jin Woo.

Kim Ji Hoon sebagai Pyun Sang Ho. Adalah sekretaris Park Dong Ho yang setia. Dia berteman dengan Ahn Soo Beom (oleh Lee Si Un), sekretaris Nam Gyu Man. Sayang nasib mereka sungguh berbeda. Sang Ho begitu damai bersama Park Dong Ho. Sedangkan Soo Beom sungguh miris dengan Nam Gyu Man yang gemar menyiksa orang itu.

Kemudian ada Kim Young Woong sebagai Gwak Han Soo. Detektif gadungan ini awalnya membela penuh Il Ho Grup, namun akhirnya ia bertaubat dan menyerahkan diri ke polisi. Yang lucu adalah dalam masa taubatnya, Han Soo membawa Alkitab ke mana-mana. Jarang sekali ada tahanan yang jadi alim seperti ini. Hehehe.

Lali ada Tak Young Jin yang diperankan oleh Song Young Kyu. Jaksa yang penuh misteri ini sungguh mengejutkan. Daripada spoiler, mending nonton sendiri aja xD

Hong Moo Suk oleh Eom Hyo Seop, adalah tokoh antagonis ketiga. Seorang jaksa yang gila harta ini harus berubah nasib menjadi pengacara dan bergabung dengan Il Ho Grup. Aku sebel sama senyumnya yang jahat-jahat gimana gitu (?) wkwkwk.

Juga terimakasih kepada Oh Jung Ah yang diperankan oleh Han Bo Bae. Tanpa adanya dirimu (tepatnya-aduh-kematianmu), cerita ini tidak aka nada. Karena garis besar dari drama ini adalah mengungkap siapa pembunuh asli Oh Jung Ah, yang berujung membuktikan kejahatan lainnya.

Dan spesial untuk Kim Jin Woo sebagai Kang Suk Kyu. Hakim ganteng yang adil dan bijaksana ini berhasil membuat hatiku sedikit bergetar. Gimana enggak, dia benar-benar terlihat berwibawa. Nggak banyak yang bisa diceritakan dari Kang Suk Kyu karena dia tidak banyak berulah. Ah, aku jadi suka dia *-*

capture-20160309-224754

Ganteng kan :v

https://hyeeunkim.files.wordpress.com/2016/03/d04e2-2011022814072978170_1.jpg?w=440

Tokoh-tokoh lainnya pendukung lainnya dapat dilihat di asianwiki.

Drama ini sukses bikin aku ketagihan dengan drama yang berbau hukum. Banyak hal baru yang aku pelajari setelah menontonnya. Antara lain; ada hukum yang mengatur tentang pemusnahan bukti di persidangan, jejak kaki sepatu bisa dideteksi seperti halnya sidik jari, patung yang biasanya jadi pajangan di rumah bisa dijadikan tempat untuk menyimpan barang yang rahasia, dan banyak hal lainnya.

Konflik yang ada sangat banyak. Banyak sekali. Membuat aku susah menebak alur ceritanya, bahkan sampe ending walau agak mengecewakan. Cara penulis menggabungkan konflik demi konflik membuatku terkesan. Topik tentang hukum bukan hal yang mudah lho kalau bukan di bidangnya atau punya wawasan yang luas.

Amanat dalam drama ini cukup banyak. Yang bisa aku simpulkan adalah; tentu saja kita harus mematuhi hukum. Seberapa kejamnya hukum, yang bersalah harus tetap dihukum. Dan hukum juga bukan sesuatu yang bisa dikalahkan dengan uang, karena sebaik-baik menyimpan rahasia, suatu hari akan terbongkar juga. Intinya, jangan bermain-main dengan hukum.

Kemudian hubungan asmara Seo Jin Woo dan Lee In Ah sepertinya tidak terlalu ditonjolkan, meski ada satu adegan kissing. Padahal aku berharap semuanya happily ever after. Misalnya Pengacara Song dan Manager Yeon pacaran, atau Park Dong Ho yan menikah dengan Jaksa Chae. Tapi ternyata tidak begitu :v

Oke, memang ini bukan drama romansa.

Kesamaan dari tokoh protagonis dan tokoh antagonis dalam drama ini adalah kasih sayang antara ayah dan anak (Orang tua, sih. Tapi yang muncul banyakan ayah). Seo Jin Woo begitu menyayangi ayahnya, begitu sebaliknya. Sekejam-kejamnya Nam Gyu Man, dia tetap takut dengan ayahnya. Begitu pun ayahnya yang kejam, dia tetap mengusahakan apapun itu walau haram, untuk memastikan masa depan anaknya bagus. Memang terdengar ironi, tapi aku yakin semua ayah di dunia ini juga menginginkan anaknya sukses.

Begitu juga dengan Park Dong Ho dan Seok Joo Il, meski tak ada hubungan darah. Dan Lee In Ah dan sang ayah yang akrab.

Wah, panjang sekali ya review-ku kali ini. Emang banyak banget yang pengen aku sampaikan mengenai Remember – War of the Son ini. Ceritanya memang sungguh menarik dan penuh kejutan. Banyak death lag juga yang tidak disangka-sangka.

Sungguh-sungguh recommended! Terutama bagi yang suka hukum, hehehe.

Ratingku: 4,8/5. Kurang 0,2 karena bagian ending :v

Thank you for reading! Don’t forget to leave a comment 🙂

XOXO,

Aizakuri

Credits:

asianwiki, google images

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s