[FILM REVIEW] Beauty and the Beast (2017)

https://i1.wp.com/dx35vtwkllhj9.cloudfront.net/disney/beauty-and-the-beast/images/regions/au/onesheet.jpg

Judul: Beauty and The Beast
Sutradara : Bill Condon
Tanggal Rilis : 17 Maret 2017 (Amerika)
Genre : Romance, Fairytale
Adaptasi dari : Beauty and the Beast (1991)

CAST

Emma Watson as Belle
Dan Stevens as Beast
Luka Evans as Gaston
Josh Gad as Le Fou
Ian McKellen as Cogsworth
Kevin Kline as Maurice
Emma Thompson as Mrs. Pott

REVIEW

Halooooo~ Long time no see!

Ceritanya aku baru aja selesai USBN, jadi langsung cari hiburan buat ngademin otak. Ugh, minggu kemarin beneran kayak perang dingin antara otak dan batin dan jiwa. Ngomong apaan dah.

Tapi lega juga, akhirnya US dan USBN yang ditakutin akhirnya selesai juga. Gimana pun ini kan USBN perdana di Indonesia, jadi semacam buat bahan percobaan ya u_u Tapi nggak apa, semuanya nggak semengerikan ekspetasi. Dan aku juga nunggu-nunggu USBN ini cepat selesai karena apa? Yup, tanggal 17 kemarin, akhirnya film Beauty and the Beast tayang!

Aku adalah penggemar film-film Disney terutama yang fairytale. Ofc aku seneng banget waktu denger film ini lulus sensor dan bisa tayang di Indonesia. Padahal ada beberapa rumor yang bilang film ini nggak boleh tayang  di beberapa negara karena ada sesuatu… kayaknya nggak usah disebutkan ya, nanti menyinggung beberapa pihak, hehehe ^^

Oke, selamat membaca! 😀

Curhat lagi nih, tepat tanggal 17 Maret kemarin aku udah geger pengen nonton perdana film ini. tapi nggak boleh sama emak karena masih US u_u akhirnya baru kesampaian nonton tanggal 23 kemarin, pulang sekolah langsung nonton, hahaha semangat banget -_- Itu aja kehalang macet di jalan, panas, dan akhirnya telat dan harus nunggu jam tayang berikutnya 😦

Dan begitu masuk, aku nggak nyangka banyak juga yang minat nonton film ini. Secara, di daerah tempat tinggalku jarang tuh yang suka film fairytale. Aku nebak kebanyakan mereka lebih milih nonton Dear Nathan yang baru tayang juga atau Logan yang banyak peminatnya, tapi ternyata banyakan yang nonton Beauty and the Beast. Sampe tiketnya abis dan mereka rela nunggu jam tayang berikutnya, bahkan booking tiket buat hari besok. Wah, luar biasa ya hype-nya.

Beauty and the Beast, diangkat dari novel klasik karya Jeanne-Marie Leprince de Beaumont asal Prancis pada tahun 1756 (atau kalo di Google 1740). Novel ini kemudian diadaptasi oleh Disney menjadi film animasi pada tahun 1991. Yang lahir tahun 90-an, pasti tahu dong Belle dengan gaun kuningnya yang cantik.

Kalo belum tahu atau yang belum pernah nonton/baca film/novel ini, aku kasih tahu garis besar ceritanya.

Beauty and the Beast menceritakan tentang seorang gadis bernama Belle yang dianggap aneh oleh orang-orang karena dia gemar membaca. Saat itu di Prancis, membaca merupakan kebiasaan aneh bagi orang-orang. Padahal ada sekolah, kira-anak muridnya diajarin apa, ya? Hahahaha. Namun, Belle merupakan gadis tercantik di desanya, sampai seorang pemuda yang sangat dikagumi banyak gadis bernama Gaston, hanya ingin menikahi Belle. Namun, Belle menolak Gaston mentah-mentah karena sifat Gaston yang temperamental dan kejam.

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/564x/00/56/2c/00562c112efe454c93a4604f1b7627b8.jpg

Belle adalah anak dari seorang penemu bernama Maurice. Maurice membuat barang-barang antik untuk dijual. Sedangkan ibu Belle sudah meninggal ketika Belle masih bayi.

Suatu hari, Maurice pergi berkelana dan tiba-tiba ia diserang oleh sekawanan serigala, yang membuatnya tersesat di sebuah kastil. Kastil itu adalah milik seorang pangeran yang dikutuk menjadi Beast (buruk rupa) sejak puluhan tahun lalu. Si pangeran dikutuk menjadi Beast karena sifatnya yang semena-mena. ia tidak sendirian, semua pengawal dan dayang yang tinggal di kastilnya juga dikutuk menjadi perabotan rumah tangga. Dan untuk mematahkan kutukan itu, sang pangeran harus menemukan cinta sejatinya.

Hmmm, cerita ini cukup pasaran dan mungkin dibilang membosankan kalau saja baru terbit zaman sekarang. Untung, Beauty and the Beast terbit tahun 70-an, dimana pada masa itu orang-orang menyukai kisah cinta klasik yang romantis. Tapi walau begitu, kisah Belle ini tetap jadi favorit kok untuk banyak kalangan di masa ini. Belle adalah karakter favoritku dari semua Disney Princess, cantik banget sih :3

http://vignette2.wikia.nocookie.net/disney/images/b/b5/Belle_transparent.png/revision/latest/scale-to-width-down/516?cb=20151207084635

Well, rasanya aku nggak perlu mengulas tentang jalan ceritanya karena cerita ini udah terkenal banget dan walau tadi aku bilang mungkin ada yang nggak tahu, seenggaknya mereka kenal sama gadis cantik bergaun kuning. Iya kan? Iya dong.

Perlu aku sampaikan bahwa proses syuting Beauty and the Beast versi live action ini sebenarnya sudah selesai digarap sejak 2015 (atau 2016 aku lupa) lalu. Namun, memang butuh banyak penggarapan yang bagus sehingga baru tayang tahun 2017. Gimana pun, ini film fantasi yang butuh banyak editan.

Aku terkesan banget pertama sama kastilnya si pangeran. Kesan tahun 70-annya kerasa banget. Ini kastil mewah banget tolong ini bagus banget yaampun ;_; Dan pastinya beda dengan versi kartunnya.

https://i0.wp.com/cdn3-www.comingsoon.net/assets/uploads/2016/11/BNBHEADER2.jpg

Tapi si pangeran di sini jelek banget tolong aku mau ngakak sama make up-nya XD Ugh, aku bukan ngejek, ya. Tapi ini riasan lucu banget wkwkwkwk.

https://i0.wp.com/static2.hypable.com/wp-content/uploads/2017/03/beauty-and-the-beast-dan-stevens-prince.jpg

Di live action ini, Beast keliatan lebih sangar. Sumpah pas awal film itu agak ngeri, apalagi suaranya Beast ditambah efek horror dan nuansa kastil yang kelam. Yah, secara ini kan ‘real’ dibanding versi kartun yang Beast-nya malah unyu, bukan ngeri. Hahaha.

https://metrouk2.files.wordpress.com/2016/11/batb6.png?w=620&h=346&crop=1
Sudahlah, Beast tahun 1991 mau galak gimana pun mukanya tetep unyu 😦

Aku seneng banget pas tahu Emma Watson yang bakal jadi Belle. Aku udah suka dia sejak zaman Harry Potter dan ugh, dia itu cuantik banget *-* Wajahnya juga sinkron(?) sama Belle. Apalagi pas ending ini tolong Belle-nya cantik banget ;-;

https://media.glamour.com/photos/5866a4c3980b9ff367e1ba56/master/pass/belle-wedding-dress.png

Untuk Dan Stevens, sebenernya agak kasian karena dia muncul sebentar doang di film ini, hahaha. Mungkin nggak sampai 30 menit. Pas jadi Beast aja suaranya dikasih efek biar kedengeran sangar. Tapi pas akhirnya dia berubah jadi manusia lagi, dan kelihatan juga wajah gantengnya, aku inget gimana reaksi penonton yang langsung ‘uwaaaah’ sambil jerit histeris karena terpesona dengan waja Dan. Aku sendiri juga baper, tapi nggak jerit histeris juga, hahaha.

https://i2.wp.com/www2.pictures.zimbio.com/mp/WnKGWrUpBPWl.jpg
Tapi suer ya ini cakep banget matanya biru gitu :3

Well, ada cukup banyak perbedaan di versi live action dengan original version-nya. Di LA-nya, seperti mengungkap beberapa pertanyaan yang nggak terjawab di versi aslinya. Kayak kenapa ibu Belle meninggal, kenapa Beast sifatnya temperamental, dan beberapa perbedaan lainnya yang pasti menambah keseruan ceritanya. Perbedaan yang  paling menonjol adalah adanya tokoh baru, yaitu Stanley Tucci sebagai seorang  Cadenza, seorang pianis. Di film animasinya nggak ada tokoh ini.

Beauty and the Beast versi LA berhasil bikin aku speechless, lebih dari waktu aku nonton versi animasinya. Gimana enggak, film ini digarap dengan ketulusan hati para karyawannya(?) sehingga jadi film yang spektakuler. Terutama gambaran mewahnya kasil Beast, juga editing yang bagus banget. Selama nonton, aku nggak bicara sama sekali sama temenku. Fokus banget karena bener-bener WOW gitu. Duh, sampe bingung mau gimana lagi jelasinnya, hahaha.

Kalau ditanya bagus versi yang mana, aku bakal bilang bagus versi LA! 😀

Ngomong-ngomong, aku suka deh sama poster unofficial yang dibuat sama Animation.life ini, Belle-nya lebih cantik, gaunnya juga cantikkk.

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/65/a9/69/65a969842cf15c0e08b6e7211046ac03.jpg

Oh ya, kalau dibandingin dengan film Cinderella versi LA juga yang tayang tahun 2015, aku lebih suka LA-ya Beauty and the Beast. Entah ya, mungkin karena Beauty and the Beast lebih ramai. Kisah Cinderella seperti hanya fokus pada kisah Ella dan si Prince Charming, dan rakyat bener-bener hormat sama si pangeran. Kalau di Beauty and the Beast, kesannya si pangeran lebih merakyat (?)

Ah ngomong apasih ini nggak jelas banget :’v

Tapi kalau tentang dansa, aku lebih suka scene di Cinderella. Lebih sweet, lebih bikin baper :’)

Oh ya, gaunnya Belle di versi LA juga diubah. Awalnya aku lebih suka gaun Belle di versi animasi, sih, tapi yang LA juga not bad. Aktrisnya udah cantik sih. Dan ngomong-ngomong tentang Gaston, meski di sini lebih tampan, tapi nggak mengurangi sifat bejatnya dia. Ugh, sedih mas, ganteng-ganteng kok jahat.

Yang bikin aku ngakak adalah, selain film fantasi, film ini juga merupakan film musikal. Jadi ada banyak scene menyanyi oleh para tokohnya. Bahkan Beast juga nyanyi galau pas ditinggal Belle pulang ke desanya. Lucu lagi pas Gaston menyerbu kastil Beast, ini adegan tegang serbu-serbu mau bunuh orang, tapi masih aja nyanyi. Kalo temenku bilang, ‘nyanyi dulu biar gahol’, yaampun ngakak itu hahahahaha.

Film ini memang bagus banget dan kayaknya aku udah bilang itu berkali-kali. Sampe sekarang aku belum bisa move on dan cuma bisa nonton ulang tralier-nya, haha -_- sama nonton MV OST-nya yang dinyanyiin Ariana Grande dan John Legend. Hmmm, aransemen lagu dengan judul Beauty and the Beast itu juga lebih bagus dibanding versi dulu yang dinyanyiin Cellin Dion dan Pebo Bryson. MV-nya juga bagus loh, Ariana manis banget pake long dress gitu :3

https://i2.wp.com/www.hellomagazine.com/imagenes/film/2017030637128/beauty-and-the-beast-watch-ariana-grande-and-john-legend-stunning-music-video/0-199-985/ariana-grande-t.jpg

Mungkin ada beberapa orang yang berpikir khawatir karena biasanya versi live action itu mengecewakan, kayak kebanyakan LA anime yang failed. Aku juga sih, sebelum filmnya tayang, aku nonton making movie-nya di YouTube, dan aku menilai kayak mbak Emma ini kok jalan-jalan kayak nggak niat gitu, santai banget. Tapi pas nonton di filmnya, emang dia harus akting kayak gitu dan itu jadi adegan yang bagus. Percaya deh, LA Beauty and the Beast ini nggak akan bikin kamu kecewa ngeluarin duit buat nonton di bioskop. Oh ya, kalau bisa, jangan download secara illegal, ya, untuk menghargai mereka yang sudah bekerja keras ^^

Emma Watson sampai menonton film aslinya untuk mendalami karakter Belle, dan berlatih menyanyi selama kurang lebih 6 bulan. Suaranya juga bagus banget pas nyanyi di filmnya. Kebayang kan gimana totalitas mereka.

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/ec/dd/bd/ecddbddd457b17ca60f043fb73011f0c.jpg

Mungkin itu aja yang bisa aku ulas. Walaupun aku masih hype banget sampe bikin banyak fanart-nya. Bisa dilihat di akun instagram-ku, instagram.com/aireadraw. Promosi dikit boleh ya walau nggak banyak juga yang aku upload, hahaha.

Pokoknya, film ini rekomen banget buat siapa aja. Apalagi kalian yang suka Disney movies atau cerita klasik, kalian harus nonton! ^^

Aku kasih nilai 5/5 untuk LA Beauty and the Beast ini ❤

Terimakasih sudah membaca review-ku, maaf kalau ada bagian yang nggak jelas karena itu adalah bagian dari kehebohanku yang belum ilang, maklum fangirl biasa heboh, hahaha. Jangan lupa tinggalkan jejak, ya! ^^

Be their guest!

https://i1.wp.com/www.movienewsguide.com/wp-content/uploads/2017/03/beauty-f.jpg?fit=768%2C402&ssl=1

Please, take full credits if you want to copy 🙂

CREDITS

sm.ign.com | metrou2 | pinimg | media.glamour | movienewsguide | static2.hypable | vignette2.wikia | hellomagazine | comingsoon.net | zimbio | Google Images | YouTube

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s